Hama Trips Hilang Dengan Insektisida Agrimec 18 Ec
Hama trips merupakan hama yang menghambat pertumbuhan pada dikala tumbuhan dimasa vegetatif, pengaruh dari hama ini menciptakan tumbuhan menjadi kerdil, daun kriting dan berwarna kuning, serangan menyerupai itu selalu terjadi pada tumbuhan cabai, budidaya bunga potong dan tumbuhan lainnya.
Hama trips juga menjadi hama yang sangat ditakuti oleh para petani budidaya bunga potong, alasannya hama ini bisa menciptakan bunga menjadi tidak bersih dan tidak terlihat cerah. Sehingga kualitas dan harga bunga pun menurun.
Untuk mencegah hal tersebut banyak petani disekitar lingkungan saya menggunakan insektisida berbahan aktif Abamekti untuk mengendalikan hama trips. Ada dua jenis materi aktif abamektin yang sering dipakai yaitu abamektin bening dan hitam.
Dari sekian banyak petani pada selesai ini banyak yang menggunakan Abamektin hitam untuk mengendalikan hama trips. Karena harganya yang murah dan volume insektisida lebih banyak daripada Abamektin bening.
Akan tetapi dengan menggunakan Abamektin hitam kadang hama trips pada dikala populasi yang meningkat menjadi kebal atau resisten dan kualitas bunga pun menurun.
Untuk menghindari hal itu saya sarankan untuk tidak coba-coba dalam menggunakan insektisida berbahan aktif Abamektin untuk menciptakan kulitas bunga menjadi baik, gunakanlah abamektin yang benar-benar telah terpercaya dari dulu menyerupai insektisida Agrimec 18 EC.
Agrimec 18 EC ialah insektisida yang berbahan aktif Abamektin yang berwarna bening dan juga termasuk ke dalam golongan akarisida. Akarisida merupakan senyawa kimia beracun yang dipakai untuk membasmi hama tungau dan kutu-kutuan.
Dengan menggunakan Agrimec hama yang sudah kebal atau resisten terhadap insektisida lain bisa dikendalikan dengan baik. Dengan penggunaan takaran yang rendah, berspektrum luas dan sanggup bekerja secara translaminar insektisida ini bisa melindungi tanaman.
- Apel hama target Kutu daun (Aphis pomi) takaran penggunaan 0,25 – 0,5 ml/l
- Cabai hama target Hama Thrips (parvispinus) takaran penggunaan 0,25 – 0,5 ml/l
- Jeruk hama target Penggerek daun (Phyllocnistis citrella) takaran penggunaan 0,25 – 0,5 ml/l
- Kacang hijau hama target Ulat grayak (Spodoptera litura), Perusak daun (Phaedonia inclusa), Penggulung daun (Lamprosema indicata), Penggerek polong (Etiella zinckenella), Penghisap polong (Riptortus linearis) takaran penggunaan 0,5 – 1 ml/l
- Kacang panjang Penggerek polong (Maruca testulalis), Aphis craccivora takaran penggunaan 0,5 – 1 ml/l
- Bunga krisan Penggorok daun (Liriomyza Chrysanthemi), Hama Thrips (parvispinus) takaran penggunaan 0,25 – 0,5 ml/l
- Kelapa sawit hama target Rayap tanah (Captotermes curvignathus) takaran penggunaan 1,5 – 3ml/l
- Kentang hama target Penggorok daun (Liriomyza huidobrensis), Hama Thrips (palmi) takaran penggunaan 0,25 – 0,5 ml/l
- Kubis hama target Ulat perusak daun (Plutella xylostella) takaran penggunaan 0,5 – 1 ml/l
- Tomat hama target Penggorok daun (Liriomyza huidobrensis) dosisi penggunaan 0,5 – 1 ml/l
Hama trips juga menjadi hama yang sangat ditakuti oleh para petani budidaya bunga potong, alasannya hama ini bisa menciptakan bunga menjadi tidak bersih dan tidak terlihat cerah. Sehingga kualitas dan harga bunga pun menurun.
Dari sekian banyak petani pada selesai ini banyak yang menggunakan Abamektin hitam untuk mengendalikan hama trips. Karena harganya yang murah dan volume insektisida lebih banyak daripada Abamektin bening.
Akan tetapi dengan menggunakan Abamektin hitam kadang hama trips pada dikala populasi yang meningkat menjadi kebal atau resisten dan kualitas bunga pun menurun.
Untuk menghindari hal itu saya sarankan untuk tidak coba-coba dalam menggunakan insektisida berbahan aktif Abamektin untuk menciptakan kulitas bunga menjadi baik, gunakanlah abamektin yang benar-benar telah terpercaya dari dulu menyerupai insektisida Agrimec 18 EC.
Agrimec 18 EC ialah insektisida yang berbahan aktif Abamektin yang berwarna bening dan juga termasuk ke dalam golongan akarisida. Akarisida merupakan senyawa kimia beracun yang dipakai untuk membasmi hama tungau dan kutu-kutuan.
Dengan menggunakan Agrimec hama yang sudah kebal atau resisten terhadap insektisida lain bisa dikendalikan dengan baik. Dengan penggunaan takaran yang rendah, berspektrum luas dan sanggup bekerja secara translaminar insektisida ini bisa melindungi tanaman.
Keunggulan dan Kelebihan Agrimec 18 EC
- Dosis rendah tetapi berdaya kerja cepat sehingga sangat ekonomis.
- Berspektrum secara luas dalam mengendalikan hama.
- Bisa dicampur dengan insektisida lain yang berbahan aktif berbeda.
- Terpercaya dari dahulu dalam mengendalikan hama tungau dan kutu-kutuan menyerupai trips.
- Tidak merusak lingkungan.
- Aman bagi pengguna.
Tanaman, Hama target dan Fosis penggunaan
- Apel hama target Kutu daun (Aphis pomi) takaran penggunaan 0,25 – 0,5 ml/l
- Cabai hama target Hama Thrips (parvispinus) takaran penggunaan 0,25 – 0,5 ml/l
- Jeruk hama target Penggerek daun (Phyllocnistis citrella) takaran penggunaan 0,25 – 0,5 ml/l
- Kacang hijau hama target Ulat grayak (Spodoptera litura), Perusak daun (Phaedonia inclusa), Penggulung daun (Lamprosema indicata), Penggerek polong (Etiella zinckenella), Penghisap polong (Riptortus linearis) takaran penggunaan 0,5 – 1 ml/l
- Kacang panjang Penggerek polong (Maruca testulalis), Aphis craccivora takaran penggunaan 0,5 – 1 ml/l
- Bunga krisan Penggorok daun (Liriomyza Chrysanthemi), Hama Thrips (parvispinus) takaran penggunaan 0,25 – 0,5 ml/l
- Kelapa sawit hama target Rayap tanah (Captotermes curvignathus) takaran penggunaan 1,5 – 3ml/l
- Kentang hama target Penggorok daun (Liriomyza huidobrensis), Hama Thrips (palmi) takaran penggunaan 0,25 – 0,5 ml/l
- Kubis hama target Ulat perusak daun (Plutella xylostella) takaran penggunaan 0,5 – 1 ml/l
- Tomat hama target Penggorok daun (Liriomyza huidobrensis) dosisi penggunaan 0,5 – 1 ml/l
Komentar
Posting Komentar